Instagram Shots

Jumaat, 20 Februari 2009

Mengapa sampai sekarang kamu belum menikah?

Hari Jumaat ialah penghulu hari. Jadi kita perlu bersopan santun diatas jalan raya. Macam biasa, ini ialah hidangan kopi cap pes dari email aku untuk korang manfaatkan.

Baju baru inikan lebih ladies sikit, jadi entri-entri mau ada kick ilmiah gitu.


****

Cerita sekadar renungan...

Ujar seorang kepada temannya yang sampai sekarang masih membujang. "Sejujurnya sampai sekarang ini saya masih terus mencari wanita yang sempurna. Itulah sebabnya saya masih membujang. Dulu waktu saya di Utara, saya berjumpa dengan wanita yang cantik yang amat bijaksana. Saya fikir inilah wanita ideal untuk saya dan sesuai menjadi isteri saya. Namun belakangan selepas itu pada masa berpacaran baru aku tahu dia sebenarnya amat sombong. Hubungan kami putus sampai disitu.

Di Ipoh saya ketemu seorang perempuan yang cantik jelita,ramah dan dermawan. Pada perjumpaan pertama aku begitu takjub dan seronok. Hatiku berdesir kencang, inilah wanita idealku. Namun selepas itu baru saya tahu, ia banyak tingkahlaku yg tak baik dan tidak bertanggung jawab.

Dan ketika aku di JB, aku bertemu wanita yang manis, baik, periang dan pintar. Dia sangat menyenangkan bila diajak berbicara, selalu menyambung perbualan kami dan penuh humor. Tapi terakhir aku ketahui kalau dia dari keluarga yang berantakan yakni berpecahbelah dan selalu menuntut sesuatu yang kita tidak mampu memenuhinya. Akhirnya kami berpisah.

Saya terus mencari, namun selalu mendapatkan kekurangan dan pada wanita yang saya temui. Sampai pada suatu hari, saya bersua dengan wanita ideal yang saya dambakan selama ini. Ia begitu cantik pintar, baikhati, dermawan dan penuh humor. Dia juga sangat memberi perhatian dan sayang kepada orang lain. Saya fikir inilah pendamping hidup saya yang dikirim oleh Tuhan untuk saya".

"Lantas?!", sergah temannya yang dari tadi tekun mendengarkan "Apa yang terjadi? Mengapa kamu tidak terus meminangnya?". Yang ditanya diam sejenak dan akhirnya dengan suara perlahan si bujang itu menjawab, "Baru sekarang aku mengetahui bahawa ia juga sedang mencari lelaki yang sempurna".


****

Kesimpulan: Sudah diketahui maksud daripada cerita itu?

Nobody's perfect. Jadi jangan mensia-siakan apa yang sudah ada di hadapan kita,belum tentu nanti kita mendapatkan yang lebih baik dari yang sekarang kita dapat, Tak kiralah kita ni lelaki ke perempuan ke... Kalau kita mahu mencari yang sempurna, check dulu diri kita sendiri, apakah sudah sempurna di mata orang lain??

Rasa-rasanyer sama juga dgn yang dah berkahwin... Redhalah dgn apa yang ada..belum tentu yang baru tu dapat memenuhi citarasa kita..yang lama dah tentu kita kenal buruk baik nya..just improve ourselves..dan sama-sama membetulkan kesilapan dan kekurangan diri masing-masing..learn thru our mistakes...

Wallahuallam...

Notakaki: Statement diatas bukan statement aku, kopi cap pes. Tapi aku sependapat dengan orang itu. Hargailah pasangan kita. Jangan tunggu bila dia dah pergi baru kita merasai kehilangannya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...